Bis 1 tiba, dan kau bilang :
"Wah..., terlalu sumpek dan panas, tidak bisa duduk nyaman nih! Lebih baik aku tunggu bis berikutnya".


Bis 2 tiba, dan kau bilang:
"Aduh bisnya kurang asik dan tidak cakep, butut, tidak mau ah".

Bis 3 tiba, dan kau bilang:
"Nah ini dia, bis yang aku tunggu(Bisnya masih baru). Akan tetapi dia seakan-akan tidak melihatmu dan melewatimu begitu saja. Kau pun menunggu kembali".

Bis 4 tiba dan berhenti tepat didepanmu. Bis tersebut kosong, cukup bagus dan kau bilang:
"Tidak ada AC, bisa kepanasan ini". Dan kau membiarkan bis tersebut pergi meninggalkanmu.

Lambat laun, waktu menyadarkanmu bahwa kamu dapat terlambat pergi kuliah/kekantor. Bis ke 5 tiba, dan kau lansung saja melompat masuk kedalam bis tersebut. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu telah salah menaiki bis. Bis tersebut bukan bis yang kau tuju.

Kau pun menyadari, bahwa kau telah menyiayiakan waktumu sekian lama dan membiarkan bis yang kau tuju lewat begitu saja.

Pesan dari cerita ini adalah .........

"Seringkali kita menunggu seseorang yang benar-benar "IDEAL" untuk menjadi pasang hidup. Padahal tidak ada seorang pun yang 100% memenuhi keIDEALan kita. Dan perlu diketahui kita pun TIDAK AKAN PERNAH BISA menjadi 100% IDEAL sesuai keinginan dia."

"Tidak ada salahnya memiliki persyaratan untuk "CALON", tapi TIDAK ADA SALAHNYA memberikan KESEMPATAN kepada yang berhenti didepan kita (Yang hadir dalam hidup kita). Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju. Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat..."

"Memberi Kesempatan pada yang berhenti di depanmu( Yang hadir dalam hidup kita) semuanya tergantung keputusanmu. Dari pada kira harus jalan kaki sendiri menuju kantor/kampusmu dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang kau kasihi"

Cerita ini juga berarti .......
"Kalah kau benar-benar menemukan bis yang kosong, kau sukai, kau percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu, kau dapat berusaha sebisamu untuk menghentikannya. Agar dia memberi kesempatan untukmu untuk masuk kedalamnya. Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang berharga dan sangat berarti. Bagi dirimu dan bagi dia."


=> " Sesuatu akan sangat berarti saat kau sudah merasakan kehilangannya"


copas dari teman